October 5, 2006

Hachimitsu to Clover aka. Honey & Clover

Serial Hachimitsu to clover aka. Honey & Clover ini baru saja berakhir di Jepang, baik manga maupun serialisasi televisinya. And I must say, it’s one beautiful story. H&C yang juga biasa disingkat Hachikuro berkisah tentang interaksi kehidupan 6 orang di sebuah fakultas seni. Dengan karakter-karakter unik, riil dan komikal, serial ini masuk daftar anime terbaik yang pernah kuikuti. Mungkin juga ini dikarenakan tidak banyaknya anime yang menceritakan tentang kehidupan “biasa” (baca: tanpa mecha, magic dan alien) dengan pemeran dewasa (early adult), since there’re so many anime bout that usual high school life. Kisahnya sendiri berputar pada masalah kepercayaan diri, cinta sepihak, kekhawatiran akan masa depan, juga pertanyaan tentang tujuan hidup. Dan ini mengalir secara sangat wajar dan kadang penuh canda. It’s one of those warm and touching slice-of-life drama stories you dont want to miss. It’s one of those many reason why I’m so attached to Hachikuro.

Hachikuro Casts

Hachikuro Casts

Honey & Clover yang digarap oleh J.C. Staff ini berawal dari manga buatan Umino Chika yang sierialisasikan pada majalah komik Young You dan memenangkan 2003 Kodansha Manga Award. Kemudian H&C di-anime-kan di televisi lewat 24 episode + 2 episode spesial(DVD) pada musim pertamanya, dan kemudian dilanjutkan pada Hachimitsu to Clover II setelah serial manganya selesai dengan 12 episode tayang (berharap episode spesial pada rilis DVD). Serial televisinya sendiri disutradarai oleh Nagai Tatsuyuki dan Skenarionya ditangani oleh Kuroda Yousuke. Sedangkan desain karakter dipegang oleh Shimamura Hidekazu dengan Umino Chika sebagai pengawas karakter.

Side note: titel manga/anime ini kabarnya terinspirasi oleh titel album Spitz “Hachimitsu” dan album Suga Shikao “Clover”, dan pada serial animenya sendiri 31 lagu kedua musisi tersebut hadir. And i must say their songs did really well in this series. About that 2 musician….I’ll tell more later^^.